LINTASWARTAKRIMSUS.COM.
SIAK — Warga pemilik ladang sawit di Desa Tualang, khususnya kawasan Jalan Pendidikan, merasa sangat resah dan geram karena pencurian buah sawit merajalela. Setiap kali hendak memanen, buah di ladang sudah lebih dulu diambil pencuri, sehingga pemilik tidak pernah mendapatkan hasil panen dari lahan miliknya. 13/8/2026.
Warga menduga maraknya pencurian didorong keberadaan penampung buah sawit secara ilegal yang mau menerima buah, bahkan yang belum layak panen, dengan harga murah. Hal ini memicu pencuri semakin berani mengambil buah sawit milik orang lain, baik yang masih mentah maupun yang sudah matang, langsung di turunkan dari batang pohon karena dipastikan laku.
Warga memohon agar Polsek Tualang segera menindaklanjuti dan menangkap para pelaku pencurian sawit yang sudah meresahkan masyarakat, serta mengungkap jaringan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Selain itu, warga juga meminta pemerintah Desa Tualang mengeluarkan surat himbauan kepada penampung sawit ilegal agar segera menghentikan kegiatannya, karena diduga menjadi penyebab utama terus berlanjutnya pencurian di ladang-ladang warga. (A.btb).












