Lintaswartakrimsus.com.
MEDAN – Aksi pencurian dengan modus mencari rumah sewa terjadi di kawasan Jalan Purwo, Gang Anyelir, Marindal, Selasa (31/03). Sepasang suami istri bersama seorang anak gadis diduga memanfaatkan kelengahan pemilik rumah untuk melancarkan aksinya. 04/04/2026.
Peristiwa bermula saat ketiganya datang berpura-pura mencari rumah kontrakan. Pemilik rumah yang percaya kemudian menyerahkan kunci dan meninggalkan lokasi sejenak untuk kembali ke tokonya. Namun, saat kembali, rumah tersebut sudah dalam keadaan terkunci dari dalam.
Merasa curiga, pemilik rumah membuka paksa pintu dan mendapati sejumlah instalasi listrik serta pompa air telah hilang diduga dibawa kabur oleh para pelaku.
Beberapa hari setelah kejadian, pemilik rumah membeberkan ciri-ciri pelaku melalui media sosial Facebook. Pada Jumat (03/04) sekitar pukul 13.00 WIB, unggahan tersebut membuahkan hasil setelah ada warga yang mengenali pelaku. Informasi menyebutkan, ketiganya sedang berada di lokasi lain di kawasan Jalan Sari, Gang Teratai 9B, Marindal, dengan modus yang sama.
Mengetahui hal itu, pemilik rumah langsung menuju lokasi. Saat dikonfrontasi, para pelaku tidak mengakui perbuatannya dan mencoba melarikan diri menggunakan becak motor.
Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Dalam pelariannya, pelaku sempat melemparkan besi ke arah warga yang mengejar. Warga yang geram kemudian turut membantu pengejaran hingga ke arah Jalan menuju Patumbak.
Drama penangkapan berlanjut ketika pelaku berusaha kabur ke belakang rumah warga. Namun upaya tersebut gagal setelah mereka berhasil dikepung dan diamankan massa.
Dalam kejadian tersebut, pria yang diduga sebagai suami sempat menjadi sasaran Amukan warga hingga mengalami luka serius. Saat diinterogasi di lokasi, sang istri awalnya mengelak, namun akhirnya anak gadis yang bersama mereka mengakui perbuatan tersebut.
Tak lama kemudian, pihak kepolisian yang mendapat informasi terkait keributan itu langsung turun ke lokasi dan mengamankan para pelakv. Korban pun telah membuat laporan resmi guna proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak berwajib. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus kejahatan serupa dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. (Dear).












