BeritaNasional

KAPOLDA RIAU RESMIKAN BREEDING AREA GAJAH SUMATERA DI MINAS, PERKUAT KONSERVASI SATWA DAN EKOSISTEM HUTAN

20
×

KAPOLDA RIAU RESMIKAN BREEDING AREA GAJAH SUMATERA DI MINAS, PERKUAT KONSERVASI SATWA DAN EKOSISTEM HUTAN

Sebarkan artikel ini

LINTASWARTAKRIMSUS. COM.

MINAS — Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Riau Ny. Tina Hery Heryawan bersama Kepala BBKSDA Riau Supartono meresmikan Breeding Area Gajah Sumatera di Pusat Konservasi Gajah Minas, Kabupaten Siak, Rabu (12/8/2026), dihadiri Wakapolda, pejabat utama Polda Riau, Kapolres Siak, unsur TNI, pemerintah daerah, WWF Indonesia, dan tamu undangan. 13/9/26.

Peresmian fasilitas ini menjadi langkah strategis dan tonggak sejarah dalam upaya menjaga kelestarian Gajah Sumatera yang populasinya terus menghadapi tantangan akibat penyusutan habitat, sekaligus mendukung keseimbangan ekosistem hutan di Bumi Lancang Kuning.

Kapolda Riau menegaskan konservasi tidak hanya soal melindungi satwa, tetapi juga menjaga habitatnya; sinergi antara kepolisian, BBKSDA, pemerintah, komunitas konservasi, dan masyarakat menjadi kunci utama, mengingat gajah dan harimau merupakan simbol identitas ekosistem Riau.

Kepala BBKSDA Riau menyampaikan fasilitas ini dibangun atas perhatian dan dukungan Kapolda Riau, menjawab kebutuhan kandang breeding untuk meningkatkan keberhasilan pengembangbiakan gajah; saat ini BBKSDA Riau mengelola 46 ekor gajah jinak yang tersebar di berbagai pusat konservasi.

Fasilitas Breeding Area diharapkan memperbesar peluang keberhasilan pengembangbiakan Gajah Sumatera secara terarah dan terpantau, mengingat program serupa sebelumnya telah membuahkan hasil di lokasi lain, sehingga mampu mendukung upaya pelestarian satwa endemik ini secara berkelanjutan.

Peresmian ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Riau bersama berbagai pihak dalam menjaga keberlangsungan Gajah Sumatera, bukan sekadar membangun kandang, melainkan membangun masa depan satwa dan hutan Riau agar tetap lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang. (A.btb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *