LINTASWARTAKRIMSUS.COM.
BATURAJA – Indonesia dan Amerika Serikat terus memperkuat kerja sama pertahanan di tengah dinamika keamanan kawasan yang kian kompleks, yang diwujudkan melalui pembukaan Latihan Bersama (Latma) Ksatria Warrior 2026 antara TNI Angkatan Darat dan United States Army di Pusat Latihan Tempur Kodiklatad, Baturaja, (16/8/2026).

Latma ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan interoperabilitas dan profesionalisme prajurit kedua negara, sekaligus memperdalam pemahaman terhadap taktik, teknik, serta prosedur operasi yang diterapkan masing-masing kesatuan dalam situasi lapangan.
Yonif 502/UY/18/2 Kostrad terlibat langsung sebagai salah satu satuan TNI AD peserta latihan, guna mendukung tercapainya sasaran latihan khususnya dalam mengasah kemampuan berkomunikasi, berkoordinasi, dan melaksanakan tugas secara terpadu bersama personel US Army.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan latihan, prajurit Indonesia dan Amerika dapat saling bertukar pengalaman operasional, meningkatkan kesiapan tempur, serta membangun kepercayaan dan mempererat hubungan persahabatan antarkedua negara.
Dalam amanat pembukaan, Waaspers Kaskostrad Kolonel Inf Slamet selaku Komandan Latihan menegaskan bahwa keberhasilan latihan tidak hanya diukur dari tercapainya sasaran teknis, melainkan juga dari kualitas komunikasi, kedisiplinan, dan kekompakan antarpeserta.
Keberhasilan latihan diukur dari terbangunnya komunikasi efektif, disiplin tinggi, kerja sama yang solid, dan kemampuan setiap peserta untuk saling belajar satu sama lain,” ujar Kolonel Inf Slamet dalam amanatnya. (Red.lwk).












