BeritaNasional

PRESIDEN PRABOWO RESMIKAN 3.395 JEMBATAN DAN 3.000 SUMBER AIR BERSIH TNI AD, WUJUD PENGABDIAN NYATA UNTUK RAKYAT.

12
×

PRESIDEN PRABOWO RESMIKAN 3.395 JEMBATAN DAN 3.000 SUMBER AIR BERSIH TNI AD, WUJUD PENGABDIAN NYATA UNTUK RAKYAT.

Sebarkan artikel ini

LINTASWARTAKRIMSUS.COM.

JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan secara hybrid sebanyak 3.395 jembatan yang dibangun TNI–Polri serta 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/8/2026), didampingi Mensesneg dan Seskab; Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak mengikuti dari Bekasi, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari Lebak, Banten. 14/8/2026.

TNI AD melaporkan pembangunan 3.008 titik jembatan — 2.500 telah rampung dan 508 masih berprogres, termasuk 798 titik di wilayah bencana — yang memberi manfaat langsung bagi 9.008 sekolah, menghubungkan 7.807 desa, serta mempermudah akses ke 4.502 fasilitas kesehatan dan 4.618 fasilitas ekonomi bagi sekitar 4,5 juta jiwa.

Sementara itu, Polri telah membangun dan merevitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi di 30 Polda, sebanyak 874 unit selesai dengan total panjang 19,2 km, menghubungkan 1.314 desa dan dirasakan manfaatnya oleh sekitar 2 juta masyarakat.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan wujud nyata pengabdian TNI dan Polri yang langsung dirasakan masyarakat; beliau menekankan: “TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat” — lahir dari, berjuang bersama, dan memberikan yang terbaik untuk rakyat.

Pengabdian TNI dan Polri tidak hanya soal menjaga keamanan, melainkan juga hadir, bekerja, dan membuka jalan bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik melalui akses yang semakin terbuka dan merata hingga ke pelosok negeri.

Peresmian ini menjadi bukti kuat kehadiran negara melalui TNI dan Polri dalam mempercepat pembangunan, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta meningkatkan kesejahteraan dan harapan baru bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan terhubungnya ribuan jembatan dan tersedianya sumber air bersih, masyarakat di daerah tertinggal kini semakin memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh, berkembang, dan menikmati hasil pembangunan yang berkeadilan.. (Red.lwk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *