Lintaswartakrimsus.com.
Pekanbaru – Sebanyak 21 peserta Program Pemagangan Nasional lulusan perguruan tinggi di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau resmi mengakhiri masa pengabdian selama enam bulan yang berakhir pada 23 Mei 2026. Pelepasan peserta dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026, yang dirangkaikan dengan kegiatan apel pagi serta penyerahan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kontribusi, dan capaian yang telah diberikan selama mengikuti program pemagangan.

Kegiatan apel pagi berlangsung khidmat dan menjadi momentum untuk memberikan penghargaan atas perjalanan para peserta yang telah berproses, belajar, serta berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Riau, Maizar menyampaikan apresiasi atas semangat, disiplin, dan inovasi yang ditunjukkan peserta selama menjalankan pemagangan di berbagai unit kerja.
Selama masa pemagangan, para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja dan pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan, tetapi juga berhasil menghasilkan berbagai inovasi yang memberikan nilai tambah bagi organisasi. Hasil inovasi tersebut dipresentasikan pada 12 Mei 2026 oleh empat kelompok peserta, yaitu FIN-SIGHT (laporan keuangan digital interaktif), layanan e-katalog dan QR Code produk unggulan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), optimalisasi penataan gudang Barang Milik Negara (BMN), serta dashboard monitoring data UPT berbasis D-MAP Riau.
Sebelum pelaksanaan presentasi, peserta menyusun laporan hasil inovasi dan menyiapkan bahan paparan yang memuat latar belakang, urgensi, tahapan pelaksanaan, hasil yang dicapai, serta dampak inovasi terhadap peningkatan kinerja satuan kerja. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi, pemberian masukan, dan evaluasi dari mentor maupun pimpinan unit kerja sebagai bagian dari penyempurnaan dan pengembangan inovasi yang dihasilkan. ( Robert).












