Nasional

Tim Kanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Dua Lokasi Strategis Calon Kantor Bapas Langsa

0
×

Tim Kanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Dua Lokasi Strategis Calon Kantor Bapas Langsa

Sebarkan artikel ini

Lintaswartakrimsus.com.
LANGSA – Komitmen Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dan warga binaan terus dipacu.
Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya peninjauan lapangan secara mendalam untuk mencari lokasi paling ideal bagi pembangunan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Kota Langsa sebagai Langkah strategis yang diharapkan dapat memperpendek jarak pelayanan pembimbingan kemasyarakatan di wilayah tersebut, Rabu (04/03).

Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yusrizal, memimpin langsung Tim Perencanaan dan Reformasi Birokrasi (RB) dalam menyisir dua lokasi potensial. Peninjauan yang turut didampingi oleh jajaran Lapas Narkotika Langsa ini bertujuan memastikan bahwa lokasi yang dipilih nantinya memiliki aksesibilitas yang prima dan kondisi fisik yang mendukung standar fasilitas publik.

Ada dua opsi utama yang menjadi fokus utama tim. Pertama, sebuah bangunan ruko di Kecamatan Langsa Baro yang diproyeksikan sebagai kantor operasional sementara agar layanan Bapas bisa segera dirasakan masyarakat. Kedua, sebuah lahan dengan luas 5.000 m² di Kecamatan Langsa Timur yang letaknya strategis karena bersebelahan dengan Lapas Narkotika Langsa.

Luasnya lahan ini dinilai sangat mumpuni untuk pengembangan fasilitas pemasyarakatan yang representatif dan terintegrasi di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Yusrizal menekankan pentingnya akurasi dalam pemilihan lahan ini. Menurutnya, Bapas bukan sekadar gedung, melainkan pusat pembimbingan yang harus mudah dijangkau oleh klien pemasyarakatan maupun masyarakat umum.

Kami melakukan pengecekan mendalam mulai dari batas fisik hingga akses jalan. Tujuannya satu, yaitu memastikan pembangunan Bapas Langsa berdiri di lokasi yang tepat sehingga fungsi pembimbingan dan pengawasan dapat berjalan maksimal, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Yusrizal di sela-sela peninjauan.

Dengan selesainya tahap pengecekan ini, tim akan segera melakukan evaluasi teknis sebagai dasar pengusulan anggaran dan perencanaan pembangunan. Kehadiran Bapas di Kota Langsa diharapkan menjadi angin segar bagi penegakan hukum yang lebih humanis dan kolaboratif di wilayah Aceh.(Red.lwk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *