Lintaswartakrimsus.com.
Papua Selatan – Dua anggota Polres Mappi dilaporkan mengalami luka-luka akibat konflik dengan prajurit TNI di Keppi, ibu kota Kabupaten Mappi, Kamis (12/2/2026).
Kapolres Mappi, Kompol Suparmin, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan, keributan bermula dari dugaan seorang anggota Polri yang melintas di depan Markas Komando (Mako) Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) Keppi menggunakan sepeda motor dengan suara knalpot bising.
Diduga suara kendaraan tersebut memicu ketersinggungan sehingga terjadi kesalahpahaman,” ujar Kompol Suparmin.
Akibat insiden awal itu, satu anggota Polres Mappi sempat diamankan dan ditahan di pos batalyon. Pada Kamis pagi (12/2), saat sejumlah anggota Polri hendak menjemput rekannya yang ditahan, situasi justru memanas.
Menurut Kapolres, terjadi aksi pelemparan ke arah pos jaga oleh oknum anggota Polri yang kemudian memicu pertikaian. Dalam bentrokan tersebut, dua anggota Polres Mappi mengalami luka-luka.
Peristiwa ini sempat menimbulkan ketegangan di sekitar lokasi. Namun, pihak kepolisian memastikan situasi di Keppi saat ini telah berangsur kondusif.
Koordinasi Pimpinan Dilakukan
Insiden tersebut kini tengah ditangani melalui koordinasi antara pimpinan TNI dan Polri setempat. Upaya mediasi disebut telah dilakukan untuk meredam ketegangan dan mencegah konflik meluas.
Masalah ini akan diselesaikan secara internal dan profesional. Kami mengedepankan soliditas TNI-Polri demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Mappi,” tegas Kompol Suparmin.
Pihak berwenang juga disebut akan melakukan evaluasi internal terhadap anggota yang diduga terlibat dalam pemicu maupun eskalasi insiden.
Sebagaimana diketahui, sinergitas TNI-Polri menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Papua yang memiliki dinamika keamanan tersendiri. (Red.lwk).












